Membangun TeachFlow: Membangun SaaS Manajemen Kelas + AI untuk Guru
Studi Kasus TeachFlow: Membangun SaaS Manajemen Kelas + AI untuk Guru
Manajemen kelas, absensi, dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) seringkali memakan waktu berjam-jam bagi guru. Bagaimana kalau proses ini bisa disederhanakan, bahkan dibantu oleh AI? Itulah ide awal di balik TeachFlow, sebuah platform SaaS full-stack yang saya bangun untuk guru dan siswa.
🌟 Apa Itu TeachFlow?
TeachFlow menjembatani kebutuhan guru dan siswa dalam satu platform terpusat:
- Untuk Guru: Manajemen kelas, daftar hadir (termasuk export PDF), tugas, dan yang paling menarik—AI lesson plan generator.
- Untuk Siswa: Portal khusus untuk melihat rekap absensi diri sendiri dan mengunduh tugas, login cukup menggunakan nomor induk dan kode akses kelas.
🛠️ Tech Stack di Balik Layar
Saya memilih stack yang modern, type-safe, dan developer-friendly:
- Next.js 16 (App Router) + TypeScript: Tulang punggung utama platform ini.
- Tailwind CSS v4 + shadcn/ui: Untuk UI yang elegan (dilengkapi dark mode dengan aksen indigo).
- PostgreSQL (Neon) + Prisma 7: Setup database serverless andalan.
- Auth.js v5: Untuk menangani sistem multi-role (guru dan siswa).
- Groq API (GPT OSS 120B): Mesin utama di balik fitur AI generator.
- Resend: Untuk transactional email (password reset).
- Uploadthing: Manajemen lampiran file tugas dan materi.
🚀 Fitur Unggulan & Implementasi
1. Multi-Role Authentication
Tantangan pertama adalah memisahkan akses guru dan siswa tanpa membingungkan UX. Solusi: Implementasi Auth.js v5. Guru login menggunakan email, sementara siswa memiliki jalur login khusus menggunakan student number dan class access code. Tidak perlu memaksa siswa kecil memiliki email.
2. AI Lesson Plan Generator
Guru sering kehabisan ide untuk membuat RPP. Solusi: Integrasi dengan Groq API. Guru bisa memasukkan topik, dan AI akan meng-generate RPP yang disesuaikan dengan tingkatan kelas (grade-calibrated). Jika kurang pas, ada tombol regenerasi. Hasilnya bisa langsung disimpan ke database lesson plan.
3. Bulk Actions & PDF Exports
Aplikasi manajemen kurang lengkap tanpa fitur bulk dan pelaporan. Solusi: Saya membangun fitur bulk Excel import untuk data siswa (mempercepat onboarding) dan bulk select untuk absensi harian. Laporan kehadiran dan roster kelas bisa diekspor ke PDF dengan mudah.
🚧 Limitasi Saat Ini
Tentu saja, membangun SaaS sendirian berarti harus ada kompromi fase awal:
- Perubahan nama profil memerlukan re-login karena keterbatasan cache JWT.
- Siswa belum bisa submit tugas langsung via platform (akun siswa saat ini bersifat read-only untuk melihat tugas & absensi).
- Sistem penilaian (grading) masih dalam tahap deferred/planned.
Membangun TeachFlow membuka mata saya tentang kompleksitas multi-role architectures dan bagaimana mengintegrasikan LLM (Groq) ke dalam alur kerja dunia nyata yang benar-benar memecahkan masalah.